BANTU KORBAN BANJIR BANDANG DI PARIGI MOUTONG, HIMAPIKANI DISTRIBUSIKAN SEMBAKO

Sulawesi Tengah, Parigi Moutong. Bencana banjir bandang yang melanda Kabupaten Parigi Moutong Desa Olobaru, Sulawesi Tengah terjadi pada tanggal 14 Juli 2021 mengakibatkan kerusakan yang luar biasa.  Sebanyak 17 rumah warga hanyut dan jalan trans Sulawesi mengalami kerusakan parah yang di sebabkan oleh arus air yang sangat kuat. Banjir bandang juga mengakibatkan sekitar 117 warga di desa Olobaru mengungsi sampai saat ini.


Dok : Pemberian Bantuan
oleh Perwakilan HIMAPIKANI

HIMAPIKANI sebagai organisasi besar yang memiliki 7 (Tujuh) wilayah kerja, salah satunya di Wilayah 6 (Enam) tepatnya di daerah Sulawesi. Turut hadir membantu korban banjir bandang, perwakilan HIMAPIKANI yakni Idris dalam wawancara yang di lakukan mengatakan bahwa “Kehadiran HIMAPIKANI dalam membantu korban banjir bandang di Parigi Moutong adalah langkah konkrit dalam mengejewantahkan tri dharma perguruan tinggi yaitu pengabdian ke masyarakat” Selain itu juga di tambahkan pula oleh Rozali salah satu mahasiswa Madako Toli toli menyampaikan “Bantuan yang di berikan hari ini merupakan upaya solidaritas kemanusiaan untuk membantu sodara sodara yang ada di Parigi Moutong yang sedang menagalami kesusahan. 


Selain itu Wawancara yang berbeda melalui Via WA dengan Koordinator Wilayah VI yakni Irjang  dan Sekretaris Jenderal HIMAPIKANI Jan Tuheteu Menyambut baik bantuan yang telah di berikan oleh perwakilan HIMAPIKANI yang ada di daerah Sulawesi. Menurut mereka HIMAPIKANI harus menjadi lokomotor utama dalam penyelesaian permasalahan permasalahan yang sedang terjadi entah pada sektor perikanan maupun permasalahan umum seperti yang terjadi di Kabupaten Parigi Moutong. “HIMAPIKANI adalah organisasi besar dengan relasi yang luas, oleh karena itu HIMAPIKANI harus berperan seabagai prime mover dalam penyelesain masalah yang sedang terjadi, entah di sektor perikanan maupun permasalahan umum seperti yang terjadi Parigi Moutong” . 


Harapan besar dengan adanya bantuan yang telah di berikan dapat mengurangi dan meringankan beban yang sedang di pikul oleh korban banjir bandang di kabupaten Parigi Moutong. Pemerintah pusat dan daerah harus pro aktif menyelesaikan masalah yang sedang terjadi. Kolaborasi massif perlu di tingkatkan sehingga pesoalan yang ada dapat tanggulangi secara bersama dan akan lebih muda dala penyelesaiannya. “Ringan sama dijinjing, berat sama dipikul”.  


4 Komentar

Please Select Embedded Mode To Show The Comment System.*

Lebih baru Lebih lama